Belajar Bahasa Inggris : Melalui Cerita ”Situ Bagendit” dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

 
Situ Bagendit

Cerita dalam Bahasa Inggris

Situ Bagendit Lake is located in Garut, West Java. There is a legend behind its beauty. A legend which is always told from time to time. Here is the story.

Once upon a time, in a solitary village in the land of West Java, there lived a rich woman named Nyai Bagendit. She got her abundant wealth right after she received inheritance form her late husband. Ever since she received the enormous wealth, she, unfortunately, grew stingy. Nyai Bagendit started to party a lot and dissipate her wealth. She also liked to show off her jewels and wealth to her friends and colleagues. Yet, she never helped her neighbor when they needed it.

One day, Nyai bagendit held a party. Just like usual, she showed off her wealth and jewels. Suddenly, there came a beggar with her dirty cloth.

“Madam.. please give me some food” she said.

Nyai Bagendit was furious and casted the beggar away. “Get away from my house, dirty beggar!”

And the beggar went away sadly.

In the morning, something peculiar happened in the village. Suddenly, there was a rod stuck in the ground. No one could lift the rod even they tried so hard. At last, there came the beggar who previously was casted away by Nyai Bagendit. She lifted the rod.

After she lifted the rod, another peculiar thing happened. Once the rod was lifted, water flowed from that place. Water flowed heavier and heavier. It swept away anything. People started to get panic and ran to save their life. They ran to the higher ground to not get drowned.

Meanwhile, Nyai Bagendit did not want to leave her house and all her wealth. She was busy saving her jewels. On the other hand, water flowed swifter and ruined the village. Nyai Bagendit swam while carrying her jewels. However, her jewels seemed too heavy and the flow got more fiercely. She, finally, was unable to save her life and drown with her wealth. The flood was massive and changed the village to be a lake. People, then, named the lake as Situ Bagendit Lake.

This flood caused many victims. There were only small number of people who survived from this flood. People who were safe from the flood kept telling this story to their children, their children, to their grandchildren, and so on.

They kept telling this story to remind them for not being arrogant and greedy. Besides, it also reminded them to always help others. God would always be with people who gladly helped others. Thus, it is the legend of Situ Bagendit Lake.

Cerita dalam Bahasa Indonesia 

Danau Situ Bagendit terletak di Garut, Jawa Barat. Ada sebuah legenda dibalik kecantikannya. Sebuah legenda yang akan selalu diceritakan dari waktu ke waktu. Berikut kisahnya.

Pada zaman dahulu, di sebuah desa yang terpencil di tanah Sunda, hiduplah seorang wanita kaya bermana Nyai Bagendit. Dia mendapatkan kekayaannya yang berlimpah dari harta warisan yang ditingggalkan mendiang suaminya. Sayangnya Nyai bagendit menjadi kikir sejak dia menerima kekayaan yang berlimpah itu. Dia mulai sering menggelar pesta dan menghamburkan kekayaannya. Dia juga senang memamerkan perhiasan-perhiasan dan kekayaannya kepada teman-teman dan para koleganya. Namun, dia tidak pernah mau menolong tetangganya ketika tetangganya membutuhkn bantuan.

Suatu hari Nyai Bagendit mengadakan sebuah pesta. Seperti biasa, dia memamerkan kekayaannya. Tiba-tiba, ada seorang pengemis yang menghampirinya dengan pakaiannya yang kotor.

“Nyai.. tolong berilah saya sedikit makanan” kata si pengemis.

Nyai Bagendit malah menjadi sangat marah dan mengusir si pengemis.”Pergilah dari rumahku, pengemis kotor!” Akhirnya, si pengemis pergi dengan sedih.

Pada pagi harinya, ada sesuatu yang aneh terjadi di desa. Tiba-tiba, ada sebuah tongkat tertancap di tanah. Tidak seorangpun mampu mencabut tongkat itu meski telah berusaha keras. Akhirnya, datanglah si pengemis yang sebelumnya diusir oleh Nyai Bagendit. Dia mencabut tongkatnya.

Setelah dia mencabut tongkatnya, hal aneh lain terjadi. Tepat setelah tongkat itu tercabut, air mengalir dari tempat itu. Air mengalir semakin deras dengan seketika. Aliran air menghanyutkan apapun yang dilaluinya. Orang-orang menjadi panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Mereka berlari berlari ke perbukitan di sekitar desa agar tidak tenggelam.

Sementara itu, Nyai Bagendit tidak mau meninggalkan rumah dan seluruh harta kekayaannya. Dia sibuk menyelamatkan perhiasan-perhiasannya. Sedangkan air mengalir semakin deras dan menghancurkan desa. Nyai Bagendit berenang sambil membawa perhiasan-perhiasannya. Akan tetapi, perhiasan-perhiasannya terlalu berat baginya dan air mengalir semakin ganas. Dia pada akhirnya tidak dapat menyelamatkan hidupnya dan tenggelam bersama dengan harta bendanya. Banjir yang terjadi begitu dasyat dan mengubah desa tersebut menjadi danau. Orang-orang kemudian memberi nama danau itu Situ Bagedit.

Banjir ini menimbulkan banyak sekali korban. Hanya ada sebagian kecil penduduk desa yang dapat selamat dari bencana banjir ini. Orang-orang yang selamat dari bencana banjir it uterus menceritakan kisah ini ke anak-anak mereka, anak-anak mereka ke cucu-cucu mereka, dan seterusnya.

Mereka terus menceritakan kisah ini sebagai pengingat agar mereka dan para keturunannya tidak menjadi sombong dan tamak. Disamping itu, kisah itu juga mengingatkan mereka untuk selalu membantu sesame yang membutuhkan. Tuhan akan senantiasa bersama dengan orang-orang yang dengan suka cita menolong sesama. Dengan demikian, begitulah kisah terjadinya danau Situ Bagendit.