Menguasai dengan Cepat Past Future Perfect Tense

 

Tabrakan

Berbicara mengenai tenses simple past future tense, salah satu jenis lain yang juga tidak terlalu jarang untuk digunakan adalah past future perfect tense yang merupakan gabungan dari beberapa jenis tense guna menyatakan suatu kejadian yang akan telah terjadi di masa lampau.

Meskipun jarang sekali digunakan, ada kalanya anda akan menjumpai kalimat yang memiliki pola semacam ini di conditional type 3. Untuk itu, meskipun frekuensi penggunaan past future perfect tense yang bisa dibilang cukup jarang, namun sangat dianjurkan untuk dipelajari karena tense ini juga merupakan salah satu dari 16 jenis tenses yang ada dalam bahasa Inggris.

Dengan memahami kalimat yang memiliki pola semacam ini, maka andapun bisa menggunakannya pada situasi yang sesuai.

Definisi Past Future Perfect Tense

Seperti yang telahb dijelaskan sebelumnya, bahwa tense ini merupakan gabungan dari berbagai jenis tenses yang jika dilihat dari namanya, maka bisa dikatakan bahwa past yang akan digunakan untuk menyatakan kegiatan di masa lampau, sedangkan future di masa yang akan datang serta perfect akan menjelaskan bahwa kejadian tersebut telah atau mungkin belum saja terpenuhi.

Jadi, dengan kata lain, past future perfect tense merupakan suatu pola kalimat yang akan menceritakan suatu kejadian ataupun peristiwa yang telah terjadi, mungkin belum terjadi atau bisa saja sudah terjadi di masa lampau namun tidak terpenuhi atau berhasil. Dari pengertian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa secara lebih mendalam, pada dasarnya, tense ini memiliki berbagai fungsi yang akan dijelaskan berikut ini.

Fungsi Past Future Perfect Tense

Atas dasar pengertian akan kaitannya past future perfect tense, maka tense ini memiliki beberapa fungsi yang kerap kali digunakan untuk menyatakan suatu kejadian di masa lampau. Berikut beberapa fungsi tersebut:

  1. Menyatakan suatu kejadian yang tidak mungkin terjadi di masa lampau. Salah satu kegunaan dari tense ini sering kali dijumpai pada jenis pola kalimat seperti yang terdapat pada conditional type 3. Kalimat dengan  pola conditional type 3 ini memiliki makna bahwa suatu kejadian yang tidak mungkin terjadi di masa lampau.
  2. Tense ini juga digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang seharusnya terjadi di masa lampau, namun pada kenyataannya, kejadian tersebut tidak terjadi.
  3. Past future perfect tense juga digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang bisa dilakukan di masa lampau, akan tetapi, kegiatan tersebut tidaklah terjadi atau bisa saja kegiatan tersebut tidak berhasil untuk dipenuhi.
  4. Past future perfect tense juga digunakan untuk mengungkapkan suatu kejadian yang mungkin saja terjadi di masa dahulu.

Rumus Atau Formula Past Future Perfect Tense

Untuk membuat suatu kalimat dengan mengacu pada kejadian yang terjadi di masa lampau yang disesuaikan dengan penggunaan tense ini, maka ada beberapa pola kalimat yang bisa saja anda gunakan untuk menyatakan kejadian ataupun kegiatan tersebut. Berikut pola ataupun rumus past future perfect tense:

Kalimat Positive

S + would/should/could/may/might/must + have + past participle

Kalimat Negative

S + would/should/could/may/might/must + have not + past participle

Kalimat interrogative

would/should/could/may/might/must + S + have + past participle + ?

Contoh Penggunaan Past Future Perfect Tense

Untuk memperdalam penggunaan tense ini, maka ada baiknya jika hal ini diterapkan pada sebuah kalimat yang didasarkan pada berbagai jenis fungsi tense ini. Berikut contoh pengaplikasian kalimat dengan pola past future perfect tense:

1. Pada kalimat pengandaian type 3 (Conditional type 3)

Seperti yang disebutkan di atas, bahwa tense ini kerap kali ditemukan ataupun dipergunakan pada kalimat conditional type 3. Berikut contoh penggunaannya:

  • If the driver had not accelerate the speed, the tragic accident would not happen to Mr. Lane.
    (Jika melihat contoh di atas maka dapat dilihat bahwa pengemudi tersebut mempercepat laju kendaraan sehingga mengakibatkan kecelakaan yang cukup tragis bagi bapak Lane. Jenis kalimat semacam ini merupakan kalimat pengandaian yang memiliki makna berkebalikan).
  • The landslide would not happen in this barren land if the irresponsible men had not cut all the trees.
    (Dari pernyataan itu dapat dilihat bahwa tanah longsor telah terjadi di daerah yang tandus tersebut, karena adanya pihak yang tidak bertanggungjawan yang menebang pohon. Dalam hal ini bisa dilihat bahwa kalimat semacam itu juga mengandung makna yang berkebalikan).

2. Past future perfect tense digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang seharusnya tidak terjadi di masa lampau, namun kejadian tersebut ternyata terjadi.

  • The president should have been in America Embassy by now.
  • (Pada kalimat tersebut dinyatakan bahwa president seharusnya berada di kedutaan Amerika saat ini, namun pada kenyataannya presiden tersebut masih belum ada disana).
  • All the troops should have marched to the west in the early morning.
    (Dapat dilihat bahwa seluruh pasukan kenyataannya tidak berbaris menuju ke arah barat ketika pagi tiba. Hal ini menyatakan suatu kondisi yang berkebalikan dengan kenyataannya yang seharusnya terjadi sedemikian rupa).

3. Untuk menyatakan suatu kejadian yang dapat dilakukan pada masa dulu, namun kejadian tersebut tidak terpenuhi.

  • Lauren could resume her study in the most prestigious university in her city, but she made up her mind to help her parents in tea plantation.
    (Dalam kalimat tersebut dinyatakan bahwa keinginan Lauren untuk melanjutkan sekolahnya ternyata tidak dilakukan karena dia memilih untuk membantu orang tuanya di perkebunan teh).
  • Scott could travel to the Europe for the microbiology research, but he decided to postpone his plan due to his mother’s death.
    (Jika dilihat dalam kalimat ini, maka dapat dikatakan bahwa Scott sebenarnya bisa pergi ke Eropa untuk riset mokrobiologinya, namun, karena kematian ibunya, dia menunda agenda tersebut).

4. Past future perfect tense digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang mungkin terjadi di masa lampau

  • All the passenger looked so angry. They might have heard the news about the sudden flight rescheduling route.
    (Pada kasus ini dinyatakan bahwa para penumpang nampak marah dan hal ini dimungkinkan karena adanya perubahan rute perjalanan yang tiba-tiba).
  • Reeds’ family seemed unhappy. They may have had trouble in financial problem after loosing all the properties.
    (Dalam kalimat tersebut dinyatakan bahwa keluarga Reeds nampak sedih dan kemungkinan hal ini disebabkan karena permasalahan keuangan setelah hilangnya seluruh aset).

Past future perfect tense merupakan “anak” dari past perfect tense yang merupakan hasil penggabungan dari future, perfect dan past tense sehingga menimbulkan suatu makna yang sangat berbeda. Penggunaan past future perfect tense ini sendiri terbagi menjadi berbagai macam seperti untuk mengungkapkan suatu kejadian yang mungkin saja terjadi di masa lampau dan lain sebagainya.

Jenis tense ini juga jarang ditemukan, namun masih tetap digunakan pada situasi dan kondisi tertentu, sehingga tidak salah jika past future perfect tense ini juga patut untuk dipelajari mengingat fungsinya yang juga cukup penting untuk mengungkapkan suatu kejadian di masa lampau.

Daftar semua 16 Tenses :