Berbagai Idiom Betah dalam Bahasa Inggris

 
bete
Contoh penggunaan Idiom Betah dalam kalimat bahasa Inggris

Feel at home adalah istilah bahasa Inggris untuk betah. Penggunaannya dalam kalimat contohnya sebagai berikut.

  • She spoke English fluently, but she doesn’t feel at home in Japanese.
    (Dia berbicara bahasa Inggris dengan lancar, tetapi dia tidak betah dengan bahasa Jepang).
  • I always feel at home when I pop along to Bandung.
    (Saya selalu betah ketika saya mampir ke Bandung).
  • Do you feel at home in Jakarta?
    (Apa kamu betah di Jakarta?).
  • I never feel at home when I visit my grandparent’s house.
    (Saya tidak pernah betah ketika saya mengunjungi rumah kakek-nenek).
  • They feel at home when they have holiday in Lembang.
    (Mereka betah ketika mereka liburan di Lembang).
  • Did you feel at home when you were in German?
    (Apa kamu betah ketika kamu ada di Jerman?).
  • I think I would go home first when I visited Bromo mountain, but I felt at home and didn’t want to end the holiday.
    (Saya kira saya akan pulang duluan ketika saya mengunjungi gunung Bromo, tetapi saya betah dan tidak mau liburan berakhir).
  • He feels at home that’s why he always hard to go from my house.
    (Dia betah itulah mengapa dia selalu berat untuk pergi dari rumah saya).
  • We feel at home in the beach. Every holiday is interesting, but holiday in the beach is the most.
    (Kami betah di pantai. Setiap liburan menarik, tetapi liburan di pantai yang paling menarik).
  • I never imagined that I will feel at home in your village.
    (Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan betah di desamu).
  • Does she feel at home? She looks unhappy.
    (Apa dia betah? Dia terlihat tidak bahagia).
  • You feel at home with her, don’t you?
    (Kamu nyaman dengannya, bukan?).
  • I married her because I feel at home.
    (Saya menikahinya karena saya nyaman).