Rendah Hati dalam Istilah Bahasa Inggris dan Contoh Kalimatnya

 
penyanyi
Penggunaan Idiom ’dwon to earth = rendah hati’ dalam sebuah kalimat

Mendengar istilah 'rendah hati' kita pasti akan segera membayangkan seseorang yang begitu bersahaja dan jauh dari kata sombong. Ya, memang benar bahwa istilah rendah hati ditujukan untuk menjelaskan watak atau sifat seseorang yang bersahaja. Biasanya istilah ini diberikan pada mereka yang mempunyai kelebihan namun tidak berkeinginan untuk diketahui orang lain atau tidak berusaha untuk membuat dirinya sendiri terlihat lebih menonjol dibanding orang lain.

Contoh kalimat:

Meskipun dia keturunan konglomerat, dia sangat rendah hati dan mau berbagi dengan yang membutuhkan. Yang lebih menariknya lagi, dia tidak pernah menggunakan mobil mewah untuk berangkat kerja.

Dalam bahasa Inggris, istilah 'rendah hati' disebut dengan istilah 'down to earth'. Secara literal ia memiliki arti kebawah tanah namun secara figuratif ia berarti seseorang yang rendah hati. Rendah hati merupakan istilah yang menjadi antonim dari tinggi hati. Berikut contoh dalam beberapa kalimat atau percakapan bahasa Inggris:

  • David beckham is known to be very down to earth. He never missed a smile on his face and help others in need. He's such a great star.
    (David beckham terkenal sebagai orang yang rendah hati. Dia tidak pernah berhenti memberikan senyuman dan selalu memberikan bantuan pada yang membutuhkan. Dia memang bintang yang besar.)
  • If you become a tops singer, you should be down to earth. Don't pick friends based on their money but heart instead.
    (Jika kamu menjadi penyanyi papan atas, kamu harus rendah hati. Jangan pilih-pilih teman berdasarkan kekayaan mereka tapi hati mereka.)
  • Even though Lina has such a great skill, she's very down to earth. She always teaches her juniors of what she knows.
    (Meskipun Lina memiliki talenta yang luar biasa, dia sangat rendah hati. Dia selalu mengajarkan ilmu yang dia punya pada junior-juniornya.)
  • I used to have a boss who is down to earth. He considered employee as his family.
    (Aku pernah mempunyai bos yang rendah hati. Dia menganggap para pegawainya sebagai keluarganya sendiri.)