Perbedaan dan Contoh Kaliamt "Sleep vs Slept vs Sleepy" dalam Bahasa Inggris

 
papan tulis
Pembahasan perbedaan antara Sleep vs Slept vs Sleepy

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang menarik untuk dipelajari. Untuk menguasainya, kita akan menemukan banyak banyak hal. Seperti salah satunya adalah penggunaan sleep, slept, sleepy.

Perbedaan sleep, slept, sleepy ini termasuk dalam kaidah penggunaan Bahasa Inggris yang masih mudah. Kata ‘sleep’ dan ‘slept’ termasuk dalam kata kerja yang mana kedudukannya dalam kalimat adalah sebagai predikat. Kedua kata tersebut selalu digunakan dalam kalimat efektif. Namun untuk kata ‘sleepy’ termasuk dalam kata sifat.

‘Sleep’ dan ‘Slept

sleep’ adalah termasuk dalam jenis kata kerja. Kata kerja digunakan sebagai predikat dalam kalimat. Kata kerja ada 2 bentuk, yaitu kata kerja beraturan (regular verb) dan kata kerja tidak beraturan (irregular verb). ‘sleep’ termasuk dalam kata kerja tidak beraturan (irregular verb).

Setiap kata kerja akan memiliki 3 bentuk, yaitu bentuk sekarang (present verb), bentuk lampau (past verb), dan bentuk participle (V3). ‘sleep’ adalah kata keja bentuk pertama. ‘sleep’ memiliki bentuk kata kerja bentuk kedua, yaitu ‘slept’ dan kata kerja bentuk ketiga yaitu ‘slept’.

‘Sleepy

sleepy’ berasal dari kata dasar ‘sleep’ dan mendapat tambahan ‘-y’ yang kemudian membuatnya memiliki arti tersendiri dan sifat tersendiri. Akibat penambahan ‘-y’ pada kata kerja ‘sleep’ adalah membuat artinya berubah menjadi ‘mengantuk’ dan memiliki sifat sebagai kata sifat, bukan kata kerja lagi.

Perbedaan sleep, slept, sleepy

Perbedaan sleep, slept, sleepy juga akan kentara jika dilihat dari artinya, yakni:

  • Sleep (tidur) - kata kerja.
  • Slept (tidur) - kata kerja bentuk kedua (past verb atau V2).
  • Sleepy (mengantuk) - kata sifat.

Dari contoh di atas, maka penggunaan sleep, slept, sleepy pun akan berbeda pada jenis kalimat yang dihasilkan. Untuk kata kerja ‘sleep dan slept’ akan menghasilkan kalimat verbal, sedangkan kata sifat ‘sleepy’ akan menghasilkan kalimat nomina.

Kalimat verba sendiri merupakan kalimat yang menggunakan kata kerja sebagai predikatnya. Contohnya adalah :

  • Rina sleeps on the sofa.
    (Rina tidur di atas sofa).

Penggunaan kata ‘sleep’ ini dapat digunakan sendiri bersama subjek saja tanpa harus menggunakan objek atau keterangan. Karena kata kerja ini memang bisa berdiri sendiri. Contohnya :

  • Rina sleeps
    (Rina tidur).
  • Rina slept
    (Rina tidur kemarin).

Kedua kalimat tersebut sudah dapat dipahami tanpa harus menggunakan object atau keterangan. Rina memang melakukan kegiatan tidur.

Kemudian penggunaan kata ‘slept’ pada kalimat verba dalam bentuk past tense.

Contoh:

  • Rina slept on the sofa.
    (Rina tidur di atas sofa kemarin).

Pada kalimat tersebut menyatakan bahwa Rina tidur di atas sofa beberapa jam yang lalu.

nomina Sedangkan kalimat adalah kalimat yang tidak menggunakan kata kerja sebagai predikatnya, melainkan menggunakan kata kerja bantu sebagai predikatnya, yakni menggunakan ‘is, am, are’ (untuk present tense) dan ‘was, were’ (untuk past tense).

Contoh:

  • Rina is sleepy .
    (Rina mengantuk).
  • Rina was sleepy.
    (Rina mengantuk kemarin).

Penggunaan kata ‘sleepy’ sudah jelas mengungkapkan keadaan subject. Pada kalimat di atas jelas menyatakan bahwa keadaan Rina adalah mengantuk.

Perbedaan sleep, slept, sleepy tersebut telah menghasilkan kalimat yang berbeda maknanya. Lebih singkat dapat dibedakan sebagai berikut :

  • Rina sleep on the sofa.
    ( Rina tidur di atas sofa).
  • Rina slept on the sofa.
    ( Rina tidur di atas sofa kemarin).
  • Rina is sleepy.
    ( Rina mengantuk).