Perbedaan dan Cara Penggunaan "Will" dan "Would" dalam Bahasa Inggris

 
apel, pepaya
Contoh penggunaan kata Would dalam sebuah kalimat

Selain tenses yang harus dikuasai, para pembelajar bahasa Inggris juga harus menguasai penggunaan modal auxiliaries yang sangat beragam. Pada kesempatan kali ini kita akan bicara lebih jauh mengenai modal auxiliaries “will” dan “would” yang meliputi arti, penggunaan serta contoh kalimatnya.

Modal “will”

Secara arti “will” dalam bahasa Indonesia berarti akan. Kata “akan” dalam bahasa Indonesia berarti belum dilakukan dan terjadi di masa setelah si subyek berbicara. Modal “will” tidak menyesuaikan dengan subyek beda halnya dengan to be atau modal auxiliaries yang lain. Apapun subyeknya, ketika menunjukkan kejadian yang akan terjadi, Anda bisa menggunakan modal “will”.

Penggunaan

Dipakai dalam tense simple future

Artinya adalah “will” merupakan kata bantu yang dipakai dalam tense yang menunjukkan waktu yang akan datang.

Digunakan dalam future continous

Maksudnya ialah “will” dipakai menjadi kata bantu dalam tense yang menunjukkan bahwa sesuatu akan sedang berlangsung di masa mendatang.

Digunakan dalam future perfect tense

Dalam fungsi ini berarti will dipakai sebagai penanda bahwa suatu kejadian akan sudah sempurna terjadi di masa mendatang.

Dipakai dalam factual conditional dengan scientific result

Fungsi ini menunjukkan bahwa “will” dipakai untuk menunjukkan kondisi yang factual dan dengan hasil yang tampak dan terukur.  

Examples:

  • She will come soon.
    (dia akan segera datang).
  • She will be crying because of hearing this bad news tomorrow when you come.
    (dia akan sedang  menangis karena mendengarkan berita buruk ini besok ketika kamu datang).
  • We will have come by the time before he goes.
    (kita akan telah datang sesaat sebelum dia pergi).
  • If people are lack of mineral, they will get some dangerous diseases.
    (Ini fakta, bahwa orang yang kekurangan mineral (karena kurang minum air putih) maka akan terkena penyakit berbahaya.  

Modal Auxiliaries “Would”

“Would” adalah bentuk lampau dari kata bantu “will”. Sama seperti “will”, kata bantu “would” juga dapat dipakai untuk semua subyek I, you, we, they, he, she, it.

Penggunaan:

Past future tense

Modal “would” dipakai untuk menyatakan sesuatu yang akan telah terjadi di masa lalu.

Preference

Modal “would” juga dipakai untuk menunjukkan pilihan yang lebih disukai. Dan juga pilihan yang lebih disenangi daripada pilihan yang lain.

Factual conditional untuk possible results

Factual conditional untuk probable changes in the past result.

Examples:

  • He would call, you must be patient waited it.
    (Dia telah akan menelpon, jadi kamu harus sabar nunggu, ya)
  • I would rather choose papaya than apple
    (aku lebih pilih papaya ketimbang apel).
  • He’d rather that she come once more
    (aku lebih memilih dia akan datang sekali lagi).
  • if we go home, we are sure we wouldn’t get wet of rain.
    (jika kita pulang, kita yakin nggak bakalan basah karena hujan).
  • if you have met Arif, we are sure you would have love him soon.
    (jika saja kamu telah bertemu Arif, kita yakin kamu bakalan jatuh cinta langsung padanya).