Contoh Soal Penggunaan Will dan Would dalam Bahasa Inggris

 
Kuis

Jika sebelumnya kita membahas tentang penggunaan TO BE dalam bahasa inggris, kini kita akan bahas penggunaan modal khususnya will dan would. Modal sendiri merupakan kata kerja bantu yang melengkapi makna atau maksud dari kata kerja utama. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan modal yakni tidak ada perubahan bentuk modal dikarenakan subjeknya, melainkan berubah berdasarkan bentuk waktu. Selain itu, kata kerja setelah modal harus selalu bentuk Verb 1. Nah, berikut dibawah ini ada soal dan penjelasan jawaban mengenai penggunaan modal dari will dan would. Keduanya memiliki makna yang sama yakni ‘akan’ (khususnya dalam pandangan tenses), namun khusus would ada fungsi penggunaan lain selain ‘akan’ yakni bisa saja mengungkapkan kesukaan, atau juga ajakan secara halus dan formal. Biar lebih jelasnya, berikut dibawah ini ada beberapa soal dan jawaban yang bisa menjelaskan semuanya agar lebih bisa dipahami dengan baik.

1.

Bryan : Where will you go tomorrow?

Erik : I ......... go to library, would you come there with me?

  • A. Would
  • B. Will
  • C. Have
  • D. Should

Jawaban: B. Kenapa jawabannya B= will? Perlu dijelaskan bahwa dalam kalimat tersebut menunjukan waktu yang akan datang, atau dalam tenses disebut dengan future tense lebih tepatnya simple present tense. Sudah menjadi hukumnya untuk menggunakan kata will karena kejadiannya belum terjadi, atau baru sebatas rencana.

2.

Bryan : What will she get from her boyfriend?

Erik : She .........  be loved sweetly?

  • A. Would
  • B. Should
  • C. Have
  • D. Will 

Jawaban: D. Kenapa jawabannya D= will. Hal yang harus diperhatikan adalah setelah titik-titik kosong itu ada ‘be loved’. Berarti kalau begitu, ini merupakan kalimat pasif dan masih dalam bentuk simple present tense. Karena bentuknya masih akan dan belum mendapatkan apa-apa, maka yang cocok untuk digunakan masih tetap yaitu ‘will’.

3.

Bryan : What will you do tomorrow at the same time?

Erik : I ..... reading the book at the same time tommorrow.

  • A. Would Be
  • B. Should
  • C. Will Be
  • D. Will

Jawaban: C. Kenapa jawabannya C= will be. Nah, salah satu alasan kenapa ‘will be’ adalah karena dalam kalimat tersebut, tense yang digunakan adalah ‘future continious tense’. Karena setelah ‘will’ dan modal lainnya itu tidak boleh ada tambahan –ing, maka ditempatkanlah didepannya kata ‘be’ yang merupakan ‘To Be’ bentuk dasar.

4.

Bryan : Where will you finish this report?

Erik : I ....... finished this report twe weeks later.

  • A. Would
  • B. Shall
  • C. Have
  • D. Will have

Jawaban: D. Kenapa jawabannya D= will have. Dalam tenses, ini masuk pada future perfect tense yang juga biasanya digunakan sebagai cara untuk melakukan prediksi. Ya, seperti disebutkan diatas bahwa kata ‘will’ tidak bisa dihubungkan dengan ‘finished’ langsung karena itu masuk Verb 3. Maka dari itu, harus ada penghubung terlebih dahulu dan yang tepat adalah ‘will have’.

5.

Bryan : What will be happened to our body when are not drinking?

Erik : If we don’t drink, we .........  get dehydration?

  • A. Will
  • B. Should
  • C. Have
  • D. Will

Jawaban: A. Kenapa jawabannya A= will. Itu karena ‘will’ biasa digunakan sebagai bentuk ungkapan yang faktual atau saintifik. Sudah diketahui oleh banyak orang bahwa berdasarkan medis jika kita tidak minum, maka efek pertama adalah dehidrasi atau kekurangan cairan. Selain itu, biasanya dalam hal ini ‘will’ itu digunakan untuk mengungkapkan kepastian atau kebenaran umum.

6.

Jessica : What have you planned last night?

Merry : I .........  to the movie when you came to my house last night?

  • A. Would
  • B. Should
  • C. Would go
  • D. Will

Jawaban: C. Kenapa jawabannya C= would go. Salah satu alasan utamanya menggunakan ‘would’ adalah karena maksud dari kalimat itu adalah ‘akan’ pergi ke bioskop tadi malam. Berarti dalam tenses, ini masuk pada fast future tense. Dalam hal ini, modal yang harus digunakan tentunya adalah ‘would’, sedangkan ‘go’ adalah ‘verb’ utama yang cocok digunakan dalam kalimat setelah ‘would’ tersebut. 

7.

Jessica : What fruits are you preferred?

Merry : I .........  choose apple than melon?

  • A. Would rather
  • B. Should
  • C. Would go
  • D. Will

Jawaban: A. Kenapa jawabannya A= would Rather. Nah, ‘would’ juga ternyata sering disandingkan dengan ‘rather’ yang kemudian memiliki arti preferensi. Dalam pertanyaan diatas jelas, bahwa ketika pertanyaannya menggunakan kata ‘preferred’, maka jawabannya juga harus sesuai dengan ungkapan preferensi pilihan.

8.

Jessica : What do you hope from your ex-boyfriend?

Merry : I .........  he give me one chance more to be his Girlfriend?

  • A. Would rather
  • B. Should
  • C. Would rather that
  • D. Will

Jawaban: C. Kenapa jawabannya C= would rather that. Jika di nomor 7, penggunaan ‘would rather’ itu digunakan untuk menyatakan pilihan antara satu dengan lainnya. Nah, dalam soal ini, mengungkapkan sebuah harapan yang diinginkan yakni keinginanan agar bekas pacarnya merry mau memberinya kesempatan sekali lagi untuk jadi pacar pria bekas pacarnya itu.

9.

Jessica : I don’t be sure that he will love me so.

Merry : Don’t be anxious about that! If you told him,

he ...... feel the same thing.

  • A. Would
  • B. Should
  • C. Would go
  • D. Will

Jawaban: A. Kenapa jawabannya A= would. Tidak hanya ‘will’ yang bisa digunakan dalam pengungkapan ‘factual condition’, ‘would’ juga bisa digunakan dan biasanya dalam bentuk ‘past’. Lihat saja penggunaan pada frase sebelumnya yakni menggunakan kata ‘told’ bukan ‘tell’, maka modal yang perlu digunakan adalah ‘would’ bukan ‘will’.

10.

Jessica : ...... mind to come to my birthday party?

Merry : Sure.

  • A. Would Should
  • C. Would you
  • B. Should
  • D. Will 

Jawaban: C. Kenapa jawabannya C= would you. Dalam konteks kalimat diatas, kata ‘would’ biasanya digunakan diawal kalimat namun tidak berfungsi sebagai ‘akan’. Ini lebih pada ajakan secara formal dan sopan yaitu ‘maukah’ atau ‘sudikah’. Dalam kalimat diatas memiliki arti, maukah atau sudikah kamu datang ke pesta ulang tahunku.

Dari beberapa quis diatas, kita bisa mendapatkan informasi yang mendalam mengenai bagaimana sebetulnya cara menggunakan kata ‘will dan would’ tersebut dalam kalimat. Selama ini terkadang kita sering salah dalam menggunakan kedua kata tersebut. Dengan memahami keduanya, maka diaharapkan kita tidak salah lagi dalam menggunakannya. Jika salah dalam penggunaan, maka maksud yang dihasilkan juga biasanya tidak sesuai. Namun demikian, beberapa kasus ada juga yang menggunakan kedua kata itu secara tidak beraturan akan tetapi biasanya hal itu digunakan dalam ungkapan non formal.