Perbedaan Crazy vs Mad vs Insane dalam Bahasa Inggris

 
menelepon
Contoh penggunaan Crazy dalam sebuah kalimat

Jika melihat artinya sekilas dalam bahasa Indonesia, ketiga kata Crazy vs Mad vs Insane memang memiliki arti yang sama yakni gila. Namun selain dari artian harfiah tersebut, ketiganya memiliki perbedaan penggunaan dalam berbagai konteks. Untuk memahami lebih dalam tentang perbedaanCrazy vs Mad vs Insane silakan dipelajari ulasan berikut.

Perbedaan Crazy vs Mad vs Insane

Pengertian crazy sebagai adjective atau kata sifat merupakan kata yang digunakan untuk menyatakan seseorang yang bodoh, tak waras, ataupun terganggu secara mental. Kata ini juga terkadang digunakan untuk menyebut seseorang yang sedang marah.

  • It's a crazy idea. (Ini ide gila.)
  • You're crazy to buy a house without seeing it. (Kau sudah gila membeli rumah tanpa melihatnya.)
  • They stared at me as if I was crazy. (Mereka menatapku seolah-olah aku gila.)
  • You can't be thinking of buying that old place - you're crazy! (Kau tak mungkin berfikir membeli tempat tua tersebut, kau gila!)
  • I'm not going to get involved in another one of his crazy schemes. (Aku tak akan ikut terlibat dalam skema gila seperti ini lagi.)
  • His untidiness drives her crazy. (Ketidakrapihannya menjadikannya gila.)
  • The constant noise drove me crazy (= made me become angry). (Kegaduhan terus-menerus tersebut membuatku gila/marah.)

Pengertian mad sebagai adjective atau kata sifat digunakan untuk menyatakan seseorang yang secara mental terganggu, atau tak dapat bertingkah laku di luar nalar. Dalam penggunaanya mad juga digunakan dalam berbagai konteks yang bisa berarti marah, ceroboh, atau menggilai sesuatu.

  • He went mad towards the end of his life. (Dia menjadi gila pada akhir hayatnya.)
  • He started attacking his brother like a mad thing. (Dia mulai menyerang adiknya seperti seorang yang gila.)
  • In those days, people with this condition were considered mad and kept locked away in mental institutions. (Dulu, orang-orang dengan kondisi seperti ini dianggap gila dan dikurung dalam institusi mental (rumah sakit jiwa)
  • She used to hear voices in her head and everyone said she was mad. (Dia biasanya mendengar berbagai suara dari kepalanya dan orang-orang berfikir kalau dia itu gila.)
  • Don't be silly - you're not mad, you're just over-stressed and need a break. (Jangan bodoh, kau tidak gila melainkan hanya terlalu tertekan dan butuh liburan.)
  • Are you still mad at me? (Apa kau marah padaku?)
  • Kerry got really mad with Richard for not doing the washing up. (Kerry sangat marah dengan Richard karena tidak mencuci berbagai perkakas kotornya.)
  • Bill's untidiness drives me mad. (Kejorokan Bill membuatku sangat marah.)

Pengertian insane sebagai adjective atau kata sifat yakni digunakan untuk menyatakan seseorang yang mengalami gangguan secara mental atau berfikir di luar nalar secara ekstrim.

  • For the last ten years of his life he was clinically insane. (Dalam sepuluh tahun terakhir hidupnya dua secara medis dinyatakan gila.)
  • I sometimes think I'm going insane (= I feel very confused). (Terkadang aku berfikir bahwa aku akan gila (sangat kebingungan).)
  • In a fit of insane jealousy he tried to stab her. (Dalam serangan tiba-tiba akan kecemburuan yang membabi buta (ekstrim) dia mencoba untuk menikamnya.)

Tak ada kaidah pasti yang jelas untuk perbedaan Crazy vs Mad vs Insane dan lebih dari konteks siapa dan bagaimana konteks berbicaranya, namun secara singkat  “mad” cenderung digunakan untuk seseorang yang marah dalam percakapan sehari-hari, sedangkan “insane” biasanya condong untuk menunjukkan orang yang melakukan hal gila di luar nalar yang cenderung membahayakan dirinya dan orang lain.

Sedangkan untuk “crazy” biasa digunakan untuk menyebut orang tak waras atau memiliki perhitungan pendek yang sulit dipercaya orang lain dan cenderung tak menimbulkan bahaya bagi orang lain.