Kulit Badak dalam Idiom Bahasa Inggris

 
menolak
Penggunaan idiom ’thick-skinned = kulit badak’ dalam sebuah kalimat

Teman-teman pasti tahu bahwa kulit badak itu sangat tebal. Namun kita tidak akan membahas tentang tekstur kulit badak melainkan tentang ungkapan. Kulit badak sering dijadikan istilah atau ungkapan dalam percakapan. Ia memiliki arti sifat atau watak seseorang yang tidak tahu malu. Istilah kulit badak sama artinya dengan tebal muka. Keduanya sama-sama memiliki arti tidak tahu malu. Berikut contoh dalam kalimat bahasa Indonesia:

Dia memang berkulit badak. Dia sama sekali tidak bergeming meskipun sudah ketahuan telah mengambil barang temannya sendiri.

Kamu sungguh berkulit badak. Sudah ditolong bukannya berterima kasih malah menuduhku yang macam-macam.

Dalam idiom bahasa inggris, kulit badak tidak diartikan sebagai rhino's skin tetapi 'thick-skinned' yang berarti berkulit tebal. Diluar sana, atau bagi mereka yang berbahasa Inggris asli biasanya akan menggunakan istilah 'thick-skinned' bagi mereka yang memiliki watak tidah tahu malu atau tidak tahu diri. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat contohnya dalam kalimat:

  • She's a real thick-skinned lady. She doesn't want to stop screaming at her boyfriend in public area even though people are watching.
    (Dia benar-benar wanita yang berkulit badak. Dia tidak mau berhenti meneriaki pacarnya dimuka umum padahal orang-orang sedang memperhatikannya.)
  • I'm not a thick-skinned person. I won't take what I have given to you.
    (Aku bukan orang yang berkulit badak. Aku tidak akan mengambil kembali apa yang telah aku berikan padamu.)
  • In the past, she was a  thick-skinned newbie in the office. She refused to help other even when the senior staff asked her. But when she needed help, she forced other to do it for her.
    (Dulu dia pegawai yang benar-benar berkulit badak dikantor. Dia menolak untuk membantu yang lain bahkan ketika pegawai senior yang memintanya. Tapi saat dia yang membutuhkan bantuan, dia memaksa orang lain untuk membantunya.)

Untuk mengekspresikan istilah kulit badak, bermuka tebal, atau tidak tahu mau maka menggunakan idiom 'thick-skinned' yang memang umum digunakan oleh native speaker dalam percakapan mereka sehari-harinya.