
Halo Sobat CBBI, jumpa lagi dalam tutorial belajar bahasa Inggris. Setelah membahas tentang cara menyuruh yang sopan dalam bahasa Inggris, kini kita membahas cara menyuruh dengan nada dan gaya lebih tegas. Walaupun kesopanan sangat penting dalam berkomunikasi, tapi adakalanya kita harus menyampaikan maksud atau permohonan dengan tegas dan jelas, terutama dalam situasi darurat. Misalnya, jika ada bau asap dan tanda-tanda kebakaran dalam ruangan, maka kita bisa menyampaikan perintah tegas dan jelas pada orang-orang untuk segera keluar atau membunyikan alarm.
Selain untuk memerintah dalam keadaan darurat, cara memerintah atau menyuruh dengan tegas dalam bahasa Inggris juga penting jika kita membutuhkan perhatian sepenuhnya dari orang di hadapan kita. Misalnya, dalam ruangan yang ramai atau di hadapan orang-orang yang kurang memerhatikan kita, kita harus bisa menguasai cara memerintah atau menyuruh secara tegas (tapi tetap masih dalam batas wajar, tidak kasar). Caranya adalah dengan menggunakan bentuk kalimat yang disebut kalimat imperatif.
Cara Memerintah dalam Bahasa Inggris dengan Kalimat Imperatif
Apa itu kalimat imperative? Dalam bahasa Inggris, kalimat imperatif (imperative sentence) merupakan jenis kalimat yang digunakan untuk menyatakan perintah, serta hanya menggunakan bentuk paling dasar dari kalimat, yaitu langsung menggunakan kata kerja (verb) di depan tanpa menyelipkan subyek. Ketika subyek dihilangkan, maka kalimat yang dikeluarkan akan terdengar lebih tegas dan ringkas, sehingga akan lebih mendatangkan hasil ketimbang kalimat yang diucapkan secara lengkap. Dalam hal ini, si orang yang berbicara sekaligus yang mendengar diharapkan sudah memahami kalimat ringkas tersebut.
Sebagai contoh, coba lihat keempat kalimat di bawah ini:
- Please close the door!
- Could you close the door?
- Would you close the door, please?
- Close the door!
Jika dibandingkan, manakah yang terdengar paling ringkas dan tegas? Sobat pasti akan menjawab yang terakhir. Hal ini karena yang terakhir adalah cara memerintah dalam bahasa Inggris menggunakan kalimat imperatif, dimana si pembicara dengan sengaja tidak menyebut subyek dan hanya menggunakan predikat (close) serta obyek (the door) untuk menyampaikan maksudnya.
Contoh lain dari perintah menggunakan kalimat imperatif antara lain:
- Open the window! (buka jendelanya!)
- Take the money! (ambil uangnya!)
- Turn on the light and come in! (nyalakan lampu dan masuklah!)
- Bring the document here! (bawa dokumennya ke sini!)
- Be a good person! (jadilah orang baik!)
- Be a nice employee! (jadilah pegawai yang baik!)
Ringkas dan praktis, bukan? Dengan kalimat imperatif, Sobat jadi bisa menyampaikan maksud atau perintah dengan lebih tegas dan ringkas. Ingat, kalimat imperatif hanya bisa diawali dengan kata kerja seperti open, take, turn dan sebagainya. Jika Sobat menggunakan kata kerja atau sifat seperti dua contoh terakhir, kalimatnya diawali dengan kata kerja pelengkap yaitu be.
Jika dirumuskan, akan seperti ini:
Verb 1 + Object
Be + adjective (kata sifat)/noun (kata benda)
Cara Memerintah dengan Kalimat Imperatif Negatif
Selain menggunakan kalimat positif, cara memerintah dalam bahasa Inggris juga bisa dilakukan dengan kalimat negatif, misalnya jika hendak melarang secara tegas. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menambahkan don't di depan kalimat. Misalnya:
- Don’t stop! (Jangan berhenti!)
- Don’t play here! (Jangan main di sini!)
- Don’t talk about work! (Jangan bicara tentang pekerjaan!)
- Don’t be angry! (Jangan marah!)
- Don’t be lazy! (Jangan malas!)
Cukup mudah bukan? Sobat BI cukup menambahkan kata don't di depan kalimat perintah, dan kalimat imperatif pun akan berubah menjadi kalimat perintah larangan. Kalimat semacam ini akan menimbulkan kesan yang cukup keras dan tegas di telinga orang lain.
Catatan Akhir: Memperhalus Kalimat Perintah
Ingat! Contoh-contoh di atas adalah kata-kata perintah yang terdengar sangat keras, sehingga kita tidak boleh sembarangan menggunakannya. Bentuk-bentuk seperti yang dijelaskan sebelumnya sebaiknya hanya digunakan pada orang yang benar-benar sudah kita kenal dekat, atau saat keadaan darurat dimana kita harus mengeluarkan perintah secepat dan setegas mungkin, karena ada ancaman bahaya (misalnya berteriak “turn off the gas!” agar orang segera mematikan keran gas saat ada bau gas bocor). Karena itu, kita juga sebaiknya tahu cara memperhalus kalimat perintah; tujuannya adalah mmebuat kalimat perintah terdengar lebih sopan walau sebenarnya juga tegas.
Bagaimana caranya? Ada dua macam:
- Menambahkan kata kerja bantu do di depan kalimat perintah. Walau kelihatan sepele, ini membantu memperhalus kalimat perintah dalam khazanah bahasa Inggris. Contohnya:
- Sit down (duduklah). Perintah ini bisa terdengar kasar di telinga orang yang belum terlalu kita kenal. Kita bisa memperhalusnya menjadi “do sit down.”
- Be silent (tenanglah). Dalam contoh ini, kita memakai bentuk kalimat perintah yang menggunakan kata sifat. Akan tetapi, cara memperhalusnya tetap sama, yaitu mengucapkannya menjadi “do be silent.”
- Menambahkan kata please di depan atau di belakang kalimat perintah. Cara ini bisa digunakan dalam kalimat perintah bernada positif atau negatif, misalnya “please sit down,” “close the door, please,” atau “please be careful.”
Dengan Sobat belajar dari tutorial cara memerintah dengan tegas dalam bahasa Inggris ini, Maka Sobat sekarang jadi bisa menyampaikan maksud Sobat dengan tegas dan jelas jika diperluan atau dalam kondisi yang darurat.
ARTIKEL FAVORIT
- Formula Lengkap 16 Tenses
- Kumpulan Kata Kerja Beraturan
- Kumpulan Kata Kerja Tidak Beraturan
- Kumpulan Kata Benda (Noun)
- Kumpulan Kata Ganti (Pronoun)
- Kumpulan Kata Sifat (Adjective)
- Kumpulan Kata keterangan (Adverb)
- Kumpulan Kata Depan (Preposition)
- Kumpulan Kata Sambung (Conjunction)
- Kumpulan Kata Seru (Interjection)
- Kumpulan Kalimat Expression
- Kumpulan Idioms Bhs Inggris
- Kumpulan Kata Synonim
- Kumpulan Kata Antonim
- Kumpulan Kata-kata Panggilan
- Macam-macam Number
- Kumpulan Kata-kata Gaul
- Kumpulan Kata-kata Bijak








