Cara Menggunakan Personal, Possessive dan Reflexive Pronouns dalam Bahasa Inggris dan Contoh Kalimat

 
Car, Mobil
Contoh Kalimat dengan Menggunakan Possessive Pronoun

Bahasa inggris memiliki aturan tersendiri dalam hal kata ganti atau pronoun. Pronoun sendiri masuk pada unsur kata dalam bahasa inggris yang biasa disebut juga dengan part of speech. Dalam beragam kalimat, kita bisa lihat bahwa pronoun menjadi bagian penting yang mendominasi sebagai pengganti dari kata benda (noun) sebenarnya. Bisa dibayangkan memang jika kita harus mengulang setiap kata benda baik itu bersikap sebagai subjek ataupun objek. Pastinya jika hal itu, maka akan membuat kita kesulitan karena harus mengucapkan dan mengulang kata benda itu secara terus menerus. Naha, untuk mengatasi pengulangan itu, maka ada beberapa alternatif yang bisa digunakan salah satunya dengan pronoun.

Pada kenyataannya, pronoun ini memiliki banyak jenis dan memang biasa digunakan dalam penggunaan kalimat baik oral maupun tulisan. Nah, beberapa jenis dari pronoun itu diantaranya adalah Personal, possessive, reflextive, demonstrative, indefinite, interrogative, relative dan yang lainnya. Nah, yang akan kita bicarakan dalam artikel kali ini secara mendalam adalah Personal, possessive dan Reflexive Pronouns. Semuanya memang cukup penting, namun secara umum ketiga jenis pronoun itu menjadi bagian yang memiliki peranan yang begitu penting. Karena perannya begitu penting, maka sebaiknya kita pahami semuanya dengan komprehensif.

Personal Pronoun

Hal pertama yang perlu dibahas adalah mengenai personal pronoun. Ini menjadi bagian penting dan paling banyak digunakan. Apa sebetulnya personal pronoun itu? Personal pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk menggantikan nama orang, hewan, dan beberapa hal lainnya secara spesifik. Pada umumnya, jenis dan bentuk personal pronoun yang digunakan akan didasarkan pada beberapa hal termasuk peran noun, gender, jumlah dan lainnya.

Sebagai Subjek:

Pertama personal pronoun itu berperan sebagai kata pengganti yang terletak pada subjek. Biasanya memang ada dua jenis yakni ada yang singular (eg: I, You, She/he, It) dan Plural atau jamak (eg: We, You, They).

Contoh:

  • I want to go to Campus.
    (Saya ingin pergi ke Kampus.) = Singular
  • They have garaduated from this school.
    (Dia telah lulus/keluar dari sekolah ini.)=Plural

Sebagai Objek

Selain berperan sebagai subjek, personal pronoun juga bisa berperan sebagai objek. Namun demikian, hal yang harus diketahui bahwa bentuknya berbeda dengan yang digunakan terkecuali kata “You dan It”

Contoh:

  • He gives her a beautiful flower.
    (Dia memberinya bunga indah.) = Singular
  • He ask them to help his problem.
    (Dia meminta mereka membantunya menyelesaikan masalah)

Possessive Pronoun

Selanjutnya, kita bahas dengan lebih jelas mengenai possessive pronoun. Ini merupakan salah satu kata ganti yang biasa digunakan untuk mengungkapkan kepemilikan dengan cara yang lebih efektif. Kenapa lebih efektif? Jelas, karena dengan menggunakan kata ganti ini, kita tidak perlu menyertakan kata benda tersebut lagi dalam kalimat. Beberapa kata yang biasa digunakan dalam possessive pronoun diantaranya adalah mine, yours, his, hers, its, ours, theirs. Possessive pronouns ini kepanjangan dari possessive adjective yakni dengan menambahkan huruf ‘s’ diakhir katanya.

Contoh dalam Kalimat:

  • That car is mine.
    (Mobil itu adalah punya saya.)
  • This pencil is hers.
    (Pensil ini adalah milik dia.)
  • The book is ours.
    (Buku ini adalah milik kita semua.)

Reflextive Pronoun

Reflextive pronoun merupakan salah satu kata ganti yang biasa digunakan untuk menggantikan kata benda yang terkena oleh perbuatannya sendiri. Dengan kata lain biasanya memang kata ganti ini merupakan penegasan pada sesuatu yang memiliki arti ‘dirinya sendiri’. Agar lebih jelasnya, berikut ini maksud dan fungsi dari adanya reflextive pronoun tersebut:

Merefleksikan Objek

Ya, adanya kata ganti ini biasanya memang untuk menjelaskan mengenai sebuah refleksi dari objek yang ada dalam kalimat. Hal ini menegaskan bahwa memang subjek atau objek itulah yang melakukannya.

Contoh:

  • She take force herself to study hard.
    (Dia memaksa dirinya sendiri untuk rajin belajar)

Penegasan pada orang yang Dicerminkan

Selain itu, hal ini juga bisa menjadi sebuah penegasan pada orang yang dicerminkan. Biasanya hampir sama yakni sebagai cerminan dari apa yang harus dilakukan oleh subjek atau objek itu.

Contoh:

  • You have to do the homework by yourself.
    (Kamu harus mengerjakan tugas itu oleh kamu sendiri)

Menghilangkan Kata Alone

Pada umumnya, banyak diantaranya yang belum mengetahui penggunaan reflextive pronoun sehingga menggunakan kata ‘alone’ untuk menggantinya. Nah, dengan adanya reflextive ini, maka kata ‘alone’ dalam kalimat bisa dibatasi.

Contoh:

  • Riska went to school alone.
    bisa diganti dengan Riska went to school by herself. (Riska pergi ke sekolah sendirian.)

Dari pemaparan dan penjelasan diatas, kita bisa memahami dengan baik mengenai aturan dan penggunaan dari Personal, possessive dan Reflexive Pronouns. Semua itu bertujuan untuk bisa mendapatkan referensi akurat mengenai penggunaan pronoun itu. Dalam prakteknya, memang masih ada banyak yang terkadang sering salah, maka mulai sekarang coba perbaiki.

Catatan: