Arti dan Cara Penggunaan Conjunction "Not Only / But Also" dalam Bahasa Inggris

 
memasak
Contoh penggunaan Conjunction Not Only / But Also dalam sebuah kalimat

Conjunction “not only / but also” memiliki arti “tidak hanya / tapi juga”. Penggunaan kalimat ini dalam kalimat adalah terpisah, yakni “not only” yang berarti “tidak hanya” dan “but also” berarti “tapi juga”.

Berikut adalah contoh kalimat penggunaan conjunction “not only / but also” adalah:

  • “not only” you “but also” me who make the cake.
    (Bukan hanya kamu tapi juga aku yang membuat kue.)

Kalimat tersebut menggunakan present tense. Kalimat lainnya yang menggunakan present tense adalah:

  • “not only” the bus “but also” the truck that make the crowded traffic jam.
    (Bukan hanya bus tapi juga truk yang membuat kemacetan yang padat.)
  • “not only” Sinta “but also” Dewi who are clever student in this class.
    (Bukan hanya Sinta tapi juga Dewi yang menjadi siswa pintar di kelas ini.)
  • “not only” Mr. Budi “but also” Mrs. Budi are sitting in the garden.
    (Tidak hanya Pak Budi tapi juga Bu Budi yang sedang duduk di taman.)

Kalimat tersebut menggunakan present continuous tense. Kalimat lainnya adalah:

  • “not only” teacher “but also” the students who are cleaning the school.
  • Bukan hanya guru tapi juga siswa-siswa yang sedang membersihkan sekolahan.)
  • “not only” Budi “but also” Vino who are washing the shoes.
    (Bukan hanya Budi tapi juga Vino yang sedang mencuci sepatu.
  • “not only” Rini “but also” Burhan who were creating the handicraft.
    (Bukan hanya Rini tapi juga Burhan yang sedang menciptakan kerajinan.)

Kalimat tersebut menggunakan past continuous tense.

Contoh kalimat lain yaitu :

  • “not only” Dina “but also” Dewi who were getting the punishment.
    (Bukan hanya Dina tapi juga Dewi yang sedang mendapatkan hukuman kemarin.)
  • “not only” police “but also” doctor which is the good professions we can choose.
    (Bukan hanya polisi tapi juga dokter yang menjadi profesi bagus yang dapat kita pilih.)
  • “not only” Tina “but also” Rudi had studied about the mathematics.
    (Bukan hanya Tina tapi juga Rudi yang telah belajar matematika.)

Kalimat tersebut menggunakan kalimat past perfect tense.

Contoh kalimat lainnya adalah :

  • “not only” Tuti “but also” Rudi had made the cake.
    (Bukan hanya Tuti tapi juga Rudi yang telah membuat kue.)
  • “not only” Riana “but also” Sulis had bought the new dress.
    (Bukan hanya Riana tapi juga Sulis yang telah membeli gaun anyar.)
  • “not only” Risa “but also” Tania have been studying the arithmetic.
    (Bukan hanya Risa tapi juga Tania yang telah sedang belajar Arithmatika.)

Kalimat tersebut menggunakan present perfect continuous tense.