
Bagi sebagian orang khususnya para pemula, terdapat beberapa kata dalam Bahasa Inggris yang terdengar mirip satu sama lain. Sehingga, terkadang kita merasa bingung baik mengenai arti ataupun cara penggunaannya dalam kalimat. Beberapa contoh kata yang mirip dan akan dibahasa pada laman ini adalah kata fall, fell, feel, dan felt. Lalu, apakah perbedaan dari keempat kata tersebut? Berikut penjelasannya.
Fall dan Fell
Fall dan fell memiliki arti dalam Bahasa Indonesia yang sama, yaitu jatuh. Ada beberapa hal yang perlu kita pahami dalam hal ini. Dalam Bahasa Inggris, kata-kata kerja memiliki bentuk berbeda terkait dengan kapan kata tersebut digunakan. Fall sendiri merupakan kata kerja bentuk pertama (present tense), yaitu kata kerja yang digunakan untuk menjelaskan peristiwa yang selalu atau biasa terjadi. Fall digunakan hanya untuk subjek-subjek tertentu yaitu I, you, we, dan they. Sementara itu untuk subjek-subjek lainnya seperti he, she, it, nama orang, dan nama benda, kata yang digunakan adalah falls. Contohnya:
- I often fall from those slippery stairs. (Aku sering terjatuh dari tangga yang licin itu).
- The toddlers usually fall down when they are walking. (anak-anak balita biasanya terjatuh saat belajar berjalan).
- Bobby falls from the mango tree. (Bobby terjatuh dari pohon mangga).
- She really falls in love with you. (Dia benar-benar jatuh cinta kepadamu).
Sementara itu fell memiliki arti yang sama dengan fall. Perbedaan terletak pada penggunaannya. Fell adalah bentuk kedua atau past tense dari fall yang hanya dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa di masa lampau atau sudah terjadi. Fell dapat digunakan untuk semua jenis subjek. Contohnya:
- My brother fell from his bike yesterday. (saudara laki-laki saya terjatuh dari sepeda kemarin).
- I fell on that road because I’m not careful. (saya terjatuh di jalan itu karena tidak berhati-hati).
- They fall in front of their teacher. (mereka terjatuh dihadapan guru mereka).
Feel dan Felt
Lalu bagaimana dengan kata feel dan felt? Seperti halnya fall dan fell, feel dan felt sebenarnya memiliki arti yang sama yaitu merasa atau merasakan. Perbedaan terletak pada penggunaannya. Dalam hal ini, feel merupakan kata kerja bentuk pertama atau present tense yang digunakan untuk menggambarkan situasi yang selalu atau biasa terjadi. Feel digunakan untuk subjek-subjek seperti I, you, we, dan they, sementara itu untuk subjek-subjek lain seperti he, she, it, nama orang dan nama benda digunakan kata feels. Contohnya:
- I feel so lonely in this place. (Saya merasa sangat kesepian di tempat ini).
- We feel happy after winning the competition. (kami merasa senang setelah memenangkan kompetisi).
- My father feels sad for the lost kitten. (ayahku merasa sedih karena kucingnya hilang).
- Ana feels good after her mom is going back home. (Ana merasa tenang setelah ibunya kembali ke rumah).
Sementara itu, kata felt merupakan bentuk kedua atau past tense dari feel. Sehingga artinya sama namun memiliki cara penggunaan yang berbeda. Felt digunakan untuk menunjukkan peristiwa yang telah terjadi di masa lampau. Contohnya:
- I felt bad after leaving my sister alone at home. (saya merasa bersalah setelah meninggalkan saudara saya sendirian di rumah).
- My mom felt so happy after visiting her sisters. (ibuku merasa sangat bahagia setelah mengunjungi saudari-saudarinya).
- Didi felt so tired after doing his jobs. (Didi merasa lelah setelah melakukan pekerjaannya).
ARTIKEL ACAK
ARTIKEL FAVORIT
- Formula Lengkap 16 Tenses
- Kumpulan Kata Kerja Beraturan
- Kumpulan Kata Kerja Tidak Beraturan
- Kumpulan Kata Benda (Noun)
- Kumpulan Kata Ganti (Pronoun)
- Kumpulan Kata Sifat (Adjective)
- Kumpulan Kata keterangan (Adverb)
- Kumpulan Kata Depan (Preposition)
- Kumpulan Kata Sambung (Conjunction)
- Kumpulan Kata Seru (Interjection)
- Kumpulan Kalimat Expression
- Kumpulan Idioms Bhs Inggris
- Kumpulan Kata Synonim
- Kumpulan Kata Antonim
- Kumpulan Kata-kata Panggilan
- Macam-macam Number
- Kumpulan Kata-kata Gaul
- Kumpulan Kata-kata Bijak









