Istilah Napas Panjang dalam Bahasa Inggris dan Contohnya

 
tarik nafas
Contoh penggunaan Idiom bahasa Inggris Napas Panjang dalam sebuah kalimat

Tidak jarang kita mendengar seseorang menarik napas panjang. Itu adalah sebuah gestur dimana seseorang bernafas dengan berat dan durasi yang lebih lama dari bernafas biasa. Namun menarik napas panjang sendiri juga merupakan suatu istilah yang memiliki makna. Makna dari ungkapan tersebut adalah mengeluh atau tidak ikhlas terhadap sesuatu. Misalnya saja saat seseorang menyuruh kita untuk mengambilkan barang yang berat maka kita akan menarik napas panjang sebagai ebntuk keluhan atas ketidaksediaan kita untuk melakukan pekerjaan tersebut namun pada akhirnya tetap dikerjakan meskipun dengan berat hati. Maka selain ditunjukkan dnegan gestur, menarik napas panjang juga merupakan ungkapan yang memiliki makna. Berikut contohnya dalam kalimat:

Lucy hanya bisa menarik napas panjang setelah dimarahi habis-habisan oleh manajernya karena telah salah membawa dokumen untuk rapat yang sangat penting.

Untuk menyebutkan istilah menarik napas panjang dalam bahasa Inggris, maka ungkapan yang tepat adalah ’long sigh’ atau  ‘give long sigh’. Ungkapan tersebut memiliki makna yakni sebagai bentuk keluhan atau ketidaksetujuan terhadap sesuatu. Selain itu, napas panjang juga berarti melakukan sesuatu dengan berat hati atau tidak sepenuh hati dan penuh keterpaksaan. Berikut contohnya dalam kalimat bahasa Inggris:

  • Mrs. Marry keeps giving me endless task. I just give long sigh and then she yells at me for that.
    (Nyonya Marry terus menerus memberikanku tugas yang tiada akhir. Aku hanya menarik napas lanjang dan kemudia dia memarahiku karena itu.)
  • With long sigh, Laney cleaned the house entirely without any help. It was her first experience to clean such a big house alone.
    (Dengan napas panjang, Laney membersihkan seluruh rumah tanpa bantuan siapapun. Itu adalah pengalaman pertamanya untuk membersihkan rumah seluas itu.)
  • When I feel sick of my job, I just give long sigh and try not to think anything. But I really need a time off.
    (Ketika aku merasa muak dengan pekerjaanku, aku hanya menarik napas panjang dan mencoba untuk tidak memikirkan apapun. Tapi aku sebenarnya sangat ingin berlibur.)