
Bekerja bukanlah hanya tentang adanya lowongan dan kesempatan, bekerja itu mengenai minat dan keinginan. Jika kita bekerja hanya karena adanya kesempatan tapi tidak ada minat dibidang pekerjaan tersebut, alhasil pekerjaan yang kita jalani akan terasa berat dan membosankan. Keinginan untuk berhenti dengan alasan bosan dan mencari suasana baru akan terasa sangat kuat.
Jika kita ingin bekerja pada suatu lembaga atau perusahaan yang diminati pasti antusias kita menjadi sangat tinggi dan bila harapan yang diinginkan tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya maka rasa kecewa yang akan muncul sehingga kita menjadi tidak berantusias lagi untuk melamar pekerjaan pada bidang yang diinginkan. Alhasil akan sembarang memasukkan lamaran pekerjaan di tiap-tiap lowongan pekerjaan yang ada.
Pada seleksi tahap awal seperti seleksi berkas lolos tapi kemudian setelah seleksi wawancara kita tidak mendapatkan panggilan kerja, kebanyakan banyak terjadi hal seperti tersebut. berkali-kali melamar pekerjaan tapi setelah melalui seleksi wawancara selalu tidak lolos, tidak dapat panggilan kerja. Sebenarnya apasih yang salah?
Dari segi latar belakang pendidikan, prestasi akademik kita sangat memadai sehingga lolos di seleksi bahan dan tes tertulis tetapi setelah memasuki tahap wawancara selalu gagal. Mungkin ini dikarenakan kita tidak terlalu memahami apa sebenarnya pertimbangan dan kualifikasi dari lembaga atau perusahaan yang kita lamar tersebut.
Biasanya lembaga atau perusahaan dalam menyeleksi kandidat yang masuk ke perusahaan tersebut akan sangat mempertimbangkannya pada tahap seleksi wawancara. Dengan memberikan berbagai macam pertanyaan jebakan saat wawancara, alhasil kita harus bisa menjawab dengan sangat berhati-hati. Beberapa pertanyaan jebakan saat wawancara tersebut sangat menentukan apakah kita layak atau tidak untuk bekerja bersama mereka.
Perlu trik khusus untuk mempelajari pertanyaan-pertanyaan jebakan saat wawancara tersebut. Berikut ini beberapa pertanyaan jebakan saat wawancara yang sering kali ditemui yaitu:
1. Menjelaskan tentang diri kita
Biasanya ini pertanyaan yang diberikan pertamakali pada saat interview, lebih tepatnya seperti pertanyaan basa-basi yang tidak perlu dijawab panjang lebar. Cukup sampaikan tentang satu tahun terakhir sebelumnya mengenai pendidikan, pengalaman pekerjaan sebelumnya.
2. Profil perusahaan
Biasanya pertanyaan jebakan saat wawancara ini akan selalu dijumpai terkait apa yang kita ketahui tentang perusahaan atau lembaga mereka. Tentu kita harus tahu profil tempat yang akan kita lamar tersebut. Berikan jawaban yang memperlihatkan bahwa kita sudah mempelajari, mengetahui tentang profil lembaga atau perusahaan mereka tetapi secukupnya saja jangan memperlihatkan seolah-olah kita mengetahui semuanya.
3. Kontribusi yang bisa kita berikan
Untuk pertanyaan jebakan saat wawancara yang satu ini, kita bisa menunjukkan prestasi-presti dan jenjang karir yang sudah pernah kita capai. Tapi jangan terlihat seolah-olah menyombongkan diri, sampaikan dengan cara yang rendah hati sehingga kita bisa menunjukkan bahwa kita juga bisa mencapai prestasi tersebut ditempat mereka.
4. Alasan kenapa mereka harus merekrut kita
Tentu saja kita harus bisa menyampaikan apa saja kelebihan atau keunggulanyang kita miliki dan dapat atau sesuai dengan bidang yang kita lamar pada perusahaan atau lembaga tersebut.
5. Apa yang kita harapkan dengan dapat bekerja bersama mereka
Pertanyaan jebakan saat wawancara ini tidak boleh kita jawab untuk hal yang berhubungan dengan uang, karena kebanyakan orang akan menjawab untuk mencukupi kebutuhan hidup, untuk membantu keluarga dan sebagainya. Tapi berikan jawaban mengenai peluang yang bisa kita dapatkan ketika bekerja bersama mereka.
6. Alasan kenapa meninggalkan pekerjaan sebelumnya
Untuk pertanyaan jebakan saat wawancara poin keenam, kita harus memberikan jawaban yang jujur tapi jangan memberikan alasan yang berkesan negative. Jika alasannya di berhentikan beritahu kenapa kita bisa diberhentikan dan jangan sampai mengatakan bahwa kita berhenti bekerja di perusahaan atau lembaga sebelumnya dikarenakan ada konflik dengan atasan, konflik dengan teman atau konflik pribadi lainnya.
7. Berapa jumlah gaji yang diharapkan
Alasan kita bekerja tentu saja untuk mendapatkan gaji yang bisa mencukupi kebutuhan hidup bahkan kalau bisa ditabung. Tapi jangan sampai kita terpengaruh dengan pertanyaan jebakan saat wawancara yang satu ini. Harus menjawab pertanyaan ini dengan pertanyaan balik kepada mereka seperti “menurut bapak atau ibu, untuk orang yang memiliki kelebihan dan kekurangan pada bidang pekerjaan ini berapa gaji yang pantas saya dapatkan?” atau juga bisa menjawab “berapa gaji yang berani diberikan oleh perusahaan atau lembaga tersebut untuk pekerja dengan kualifikasi seperti saya”.
Nah, itulah beberapa tip dan trik untuk menjawab pertanyaan jebakan saat wawancara yang bisa dipelajari dan diterapkan jika menemukan pertanyaan-pertanyaan tersebut saat mengikuti seleksi wawancara. Jadi sekarang sudah tahukan bagaimana caranya untuk menghadapi serangkaian pertanyaan jebakan saat wawancara. Yang menjadi kunci utama keberhasilan adalah, tetap percaya diri dengan penampilan serta bekal yang sudah dipelajari.
ARTIKEL ACAK
ARTIKEL FAVORIT
- Formula Lengkap 16 Tenses
- Kumpulan Kata Kerja Beraturan
- Kumpulan Kata Kerja Tidak Beraturan
- Kumpulan Kata Benda (Noun)
- Kumpulan Kata Ganti (Pronoun)
- Kumpulan Kata Sifat (Adjective)
- Kumpulan Kata keterangan (Adverb)
- Kumpulan Kata Depan (Preposition)
- Kumpulan Kata Sambung (Conjunction)
- Kumpulan Kata Seru (Interjection)
- Kumpulan Kalimat Expression
- Kumpulan Idioms Bhs Inggris
- Kumpulan Kata Synonim
- Kumpulan Kata Antonim
- Kumpulan Kata-kata Panggilan
- Macam-macam Number
- Kumpulan Kata-kata Gaul
- Kumpulan Kata-kata Bijak









