Cerita Rakyat Sumatera Utara dalam Bahasa Inggris: Kisah Danau Toba

 
Danau Toba
Danau Toba

Cerita rakyat merupakan sarana belajar bahasa Inggris yang menyenangkan, terutama jika kita sudah akrab dengan kisahnya. Hikayat Danau Toba adalah cerita rakyat Sumatera Utara yang sudah banyak dikenal, dan Anda bisa belajar bahasa Inggris dengan mudah lewat teks cerita rakyat yang ada di bawah ini. Cerita asal-mula Danau Toba ini disajikan dalam teks bahasa Inggris lengkap dengan terjemahannya di bagian bawah.

Bacalah teks di bawah dengan teliti, dan gunakan tips belajar bahasa Inggris yang ada di bawah kedua teks ini.

The Origins of Toba Lake

Once upon a time in North Sumatera, there was a young orphan boy named Toba. He earned his living by working in a small field, and occasionally catching fish in nearby river to be sold at market. One day, he was very hungry, and he wanted to catch fish in the river for his meal. He was very happy when he managed to catch a big fish. However, he noticed that the fish was very strange; it was extraordinarily beautiful, with golden scales that shone brightly under the sun.

“Strange,” Toba thought. “I never saw this fish before.”

When he removed the hook from the fish’s mouth, magic happened. In front of his eyes, the fish turned into a beautiful woman. The woman smiled at surprised Toba.

“Good sir, don’t be afraid. I was once cursed by the gods because I had done terrible mistakes. They turned me into fish, and they said I will change into any creature that got hold of me. Since you caught me, I could turn into human.”

Toba was so entranced by the woman’s beauty that he immediately asked her hand in marriage. The woman accepted, but she had one condition: Toba must not tell everyone that she was originally a fish. Because he fell in love with the woman, Toba said yes, and they got married. They later had a son that they called Samosir.

One day, his mother asked him to deliver some food for Toba, who was working on the field. When walking, Samosir felt hungry and ate most of his father’s foods. Toba was so angry that he screamed, “You, son of fish!” When Samosir told what happened to his mother, she was upset. She held hands with her son, and water started gushing from their feet. The water slowly swallowed Toba’s house and field, and it turned into a lake. The small island in the middle of the lake was called Samosir Island, and believed to be originally the son of Toba and the woman.

Asal-usul Danau Toba

Pada zaman dahulu kala di Sumatera Utara, hiduplah seorang bocah yatim piatu bernama Toba. Dia mencari nafkah dengan bekerja di ladang kecil, dan sesekali menangkap ikan di sungai terdekat untuk dijual di pasar. Suatu hari, dia sangat lapar, dan dia ingin menangkap ikan di sungai untuk makan. Dia sangat senang ketika berhasil menangkap ikan besar. Akan tetapi, dia melihat bahwa ikan itu sangat tidak biasa; sangat indah, dengan sisik keemasan yang berkilau terang di bawah sinar matahari.

“Aneh,” pikir Toba. “Aku tak pernah melihat ikan ini sebelumnya.”

Ketika dia menarik kail dari mulut ikan itu, keajaiban terjadi. Di depan matanya, ikan itu berubah menjadi wanita cantik. Dia tersenyum pada Toba yang terkejut.

“Tuan yang baik, jangan takut. Aku dulu dikutuk oleh para dewa karena aku telah melakukan kesalahan besar. Mereka mengubahku menjadi ikan, dan mereka berkata aku akan berubah menjadi makhluk apapun yang menangkapku. Karena kau menangkapku, aku bisa berubah menjadi manusia.”

Toba sangat terpesona oleh kecantikan wanita itu dan dia segera memintanya menikahinya. Wanita itu menerima, tetapi dia punya satu syarat: Toba tak boleh memberitahu siapapun bahwa dia dulunya ikan. Karena jatuh cinta dengan si wanita, Toba menjawab ya, dan mereka menikah. Mereka kemudian punya putra yang mereka panggil Samosir.

Suatu hari, ibunya menyuruhnya membawa makanan untuk Toba, yang sedang bekerja di ladang. Ketika berjalan. Samosir merasa lapar dan memakan sebagian besar makanan ayahnya. Toba sangat marah dan dia berseru, “dasar kau anak ikan!” Ketika Samosir memberitahu apa yang terjadi pada ibunya, dia sangat marah. Dia berpegangan tangan dengan anaknya, dan air mulai memancar dari kaki mereka. Air itu perlahan menelan rumah dan ladang Toba, dan berubah menjadi danau. Pulau kecil di tengah danau itu disebut Pulau Samosir, dan dipercaya berasal dari anak Toba dengan wanita itu.

Tips Belajar Bahasa Inggris: Baca teks ini sebanyak 2-3 kali keras-keras setiap kali untuk melatih pengucapan, dan cobalah menerjemahkan teks ini tanpa melihat versi bahasa Indonesianya, agar kosakata semakin bertambah. Selamat mencoba.