Arti Idiom "Lose One's Temper" dalam Bahasa Inggris beserta Contoh Kalimatnya

 
menenangkan
Contoh kalimat bahasa Inggris yang mengunakan Idiom ’Lose One’s Temper’

Idiom lose one’s temper ini sepertinya masih jarang digunakan dalam percakapan yang menggunakan bahasa Inggris di kalangan orang-orang Indonesia. Sehingga tidak semua orang familiar dan tahu arti dari idiom ini.

Namun, di kalangan orang-orang native speaker sebenarnya idiom lose one’s temper sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, baik dalam ragam bahasa formal maupun informal. Selain itu, idiom ini juga dapat digunakan dalam segala mood, baik dalam situasi normal maupun sedang emosi.

Idiom lose one’s temper ini sendiri apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka artinya akan menjadi “marah” atau “kehilangan kontrol”. Dapat dikatakan, penggunaan idiom ini menjelaskan kemarahan yang berada satu tingkat di atas kata “angry” atau juga menjelaskan kemarahan dengan kalimat yang lebih ekspresif dan deskriptif, daripada hanya mengatakan “I am angry”.

Idiom lose one’s temper ini sendiri dapat digunakan dalam beragam tenses dan jenis kalimat, baik dalam present tense maupun past tense, baik dalam kalimat pernyataan maupun kalimat perintah. Untuk lebih lanjut, penjelasan mengenai penggunaan idiom ini akan terbagi menjadi dua bagian, yaitu penggunaannya di dalam bentuk simple present tense dan simple past tense. Berikut penjelasannya :

Simpe present tense

Idiom lose one’s temper ini memang lebih sering digunakan di dalam simple present tense. Idiom ini menceritakan bagaimana si penutur atau juga orang lain kehilangan control akan emosinya dalam situasi tertentu.

Contoh dari penggunaan idiom ini ialah sebagaimana di dalam kalimat:

  • I lose my temper every time she brings him home”, yang apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi, “Saya kehilangan control setiap kali dia membawanya ke rumah”.

Contoh lain dari idiom lose one’s temper ini adalah:

  • Don’t lose your temper when you see him, okay?” yang mana di dalam bahasa Indonesia berarti, “Jangan marah ketika kamu melihatnya, ya?”

Idiom ini dapat pula digunakan setelah modal seperti can atau will, sebagaimana yang terdapat di dalam kalimat.

  • “I can lose my temper is he keeps doing those disgusting things”, yang di dalam bahasa Indonesia berarti, “Saya bisa saja hilang kontrol kalau dia tetap melakukan hal yang menjijikkan itu”.

Simple past tense

Selain digunakan dalam kalimat present tense, idiom lose one’s temper ini dapat pula digunakan di dalam kalimat past tense, untuk menceritakan bagaimana seseorang kehilangan kontrol emosinya di masa lampau.

Hal tersebut dalam terlihat di dalam contoh kalimat:

  • “I lost my temper when I saw him going out with that girl”, yang artinya “Saya kehilangan kontrol ketika melihatnya berselingkuh dengan wanita itu”
  • Contoh lain dari idiom ini adalah, “Tony really lost  his temper and kicked her out” yang artinya, “Tony benar-benar marah dan mengusirnya pergi”.