Contoh Dialog Bahasa Inggris Sukses Mendapat Beasiswa beserta Artinya

mengobrol
Dialog Bahasa Inggris Sukses Mendapat Beasiswa

Paul is form hard-up family who has already succeeded to complete the master degree by scholarship and want to take doctoral program offered by his professor. He shares the story with Jane and beautiful Jane is delighted to hear the news.

  • Jane: Paul, I heard that you have already obtained your master degree in English education, didn’t it?
    Paul: Yep, you’re right. I am grateful for being able to complete this course in Cambridge University. It was long journey to go through since hard work is the part of my sacrifice through my life span.
    Jane: Congratulations, anyway! I admire your success. Well, I also heard from your close friend, Dirk that you also applied the scholarship for doctoral program in Oxford University, England.
    Paul: Oh, Goodness! You know about that? Well, I several months ago went to Prof. Sinclair for the full scholarship program offered by the Australia government for the foreign students from all over part of the word. He, then assured me that I was supposed to apply for it.
    Jane: Then, you applied for that program? How was it going on?
    Paul: Yep. You’re correct. I filled the online application and uploaded all the documents at the end of April. Knowing that, Prof. Sinclair looked so happy since I had strong intention to win the scholarship. I knew that things went impossible since it was quite hard to get scholarship in overseas university and I know that Oxford is the world’s most famous university.
    Jane: Paul, you have done marvelous job. I am sure that you will make it. So, when will the announcement be posted?
    Paul: Yesterday. I never expected to be accepted, and as consequences I will leave my whole family for many years. It is quite hard since my mother will stay at home with my disabled brother, Lincoln.
    Jane: Oh, pity old mother should take a good care of little Lincoln alone. Then, are you accepted for that doctoral program?
    Paul: Yes, I am. Because I have got my mother’s consent and she is glad to hear that news. She also told me that I have to make what my late father’s dream come true.
    Jane: Great! You deserve to get the chance, Paul. Congratulations!
    Paul: Thanks, Jane.

Contoh di atas merupakan salah satu dialog yang mengungkapkan kebahagiaan atas keberhasilan yang diperoleh seseorang dalam mendapatkan bea siswa. Berita ini pun dia ceritakan dengan temannya yang sangat senang mendengarnya. Temannya pun juga memberikan dukungan atas pendidikan tingginya. Berikut ini adalah terjemahan yang lebih detail dari percakapan yang dilakukan oleh dua orang mahasiswa yang tersebut di atas:

Paul adalah seseorang yang berasal dari keluarga tidak mampu yang telah menyelesaikan program master dengan bea siswa dengan sukses. Dia ingin mengambil gelar doctor yang ditawarkan oleh professor. Dia membagi pengalaman dengan Jane dan Jane yang cantikpun sangat senang mendengar berita tersebut.

  • Jane: Paul, aku dengan kamu baru saja mendapatkan gelar master dalam pendidikan bahasa Inggris, kan?
    Paul: Iya. Kamu benar. Aku sangat bersyukur atas terselesaikannya semua kursus di universitas Cambridge. Ini adalah perjalanan yang sangat panjang karena bekerja keras merupakan bagian dari perjuanganku sepanjang hidupku.
    Jane: Ngomong-ngomong, selamat! Aku kagum dengan kesuksesanmu. Baiklah, aku juga mendengat dari teman dekatmu, Dirk bahwa kamu juga melamar bea siswa untuk program doctoral di universitas oxford, Inggris.
    Paul: Oh, Tuhan! Kamu tahu tentang hal itu? Baiklah, beberapa bulan lalu aku pergi ke Prof. Sinclair untuk program bea siswa yang ditawarkan oleh pihak pemerintah Australia untuk siswa asing dari berbagai penjuru dunia. Dia kemudian meyakinkanku bahwa aku harus melamar untuk beasiswa tersebut.
    Jane: Apakah kamu melamar bea siswa tersebut kemudian? Bagaimana selanjutnya?
    Paul: Ya, kamu benar. Aku telah melengkapi aplikasi online dan mengunggah semua dokumen pada akhir April. Mengetahui hal itu, Prof. Sinclair terlihat sangat bahagia karena aku memiliki niatan kuat untuk memenangkan bea siswa tersebut. aku tahu hal ini tidak mungkin bagi diriku untuk memenangkan bea siswa tersebut sebab Oxford merupakan universitas terbaik dunia.
    Jane: Paul. Kamu telah melakukan pekerjaan yang sangat menakjubkan. Aku yakin kamu akan berhasil. Jadi, kapan pengumumannya akan di umumkan?
    Paul: Kemarin. Aku tidak pernah menyangka jika aku diterima dan sebagai akibatnya aku harus meninginggalkan keluargaku selama beberapa tahun. Ini sangat berat karena ibuku akan tinggal sendiri di rumah dengan saudaraku lelaki yang cacat, Lincoln.
    Jane: Oh, betapa kasihan ibumu harus merawat Lincoln yang kecil sendirian. Apakah kamu akan mengambil program dokter tersebut?
    Paul: Ya, aku akan menerimanya. Karena aku telah mendapatkan izin dari ibuku dan dia sangat senang mendengar berita tersebut. dia juga menceritakan kepadaku bahwa aku harus mewujudkan impian ayahku.
    Jane: Hebat! Kamu layak untuk mendapatkan kesempatan itu. Selamat!
    Paul: Terimakasih Jane.

Category: Conversation