Arti Pronoun “Whose” dalam Bahasa Inggris beserta Contoh Kalimatnya

 
motor
Contoh penggunaan Whose dalam sebuah kalimat

Pronoun “whose” memiliki arti “siapa ( yang punya )”. Dimana arti dari siapa disini selalu diikuti oleh kalimat yang menyatakan kepemilikan.

Berikut adalah contoh penggunaan pronoun “whose”:

  • The motorcycle had already been in this parking area for long time, because we didn’t know “whose” the owner.
    (Sepeda motor itu telah berada di tempat parkir ini sejak lama, karena kita tidak tahu siapa pemiliknya).
  • The motorcycle has already been in this parking area for long time, because we don’t know “whose” the owner.
    (Sepeda motor itu telah berada di tempat parkir ini sejak lama, karena kita tidak tahu siapa pemiliknya).
  • The motorcycle will be in this parking area for long time, because we don’t know “whose” the owner.
    (Sepeda motor itu akan berada di tempat parkir ini sejak lama, karena kita tidak tahu siapa pemiliknya).
  • “Whose” have this book should get the signature from the writer.
    (Siapa yang punya buku ini harus mendapatkan tanda tangan dari penulisnya).
  • “Whose” had this book should get the signature from the writer.
    (Siapa yang punya buku ini harus mendapatkan tanda tangan dari penulisnya).
  • “Whose” will have this book should get the signature from the writer.
    (Siapa yang akan punya buku ini harus mendapatkan tanda tangan dari penulisnya).
  • “Whose” had already had this book should got the signature from the writer.
    (Siapa yang telah punya buku ini harus mendapatkan tanda tangan dari penulisnya).
  • “Whose” have had this book should get the signature from the writer.
    (Siapa yang telah punya buku ini harus mendapatkan tanda tangan dari penulisnya).
  • “Whose” will have has this book should get the signature from the writer.
    (Siapa yang akan punya buku ini harus mendapatkan tanda tangan dari penulisnya).
  • We don’t know “whose” get the bad score in mathematic test.
    (Kita tidak tahu siapa yang punya skor buruk di ujian matematika).
  • We didn’t know “whose” get the bad score in mathematic test.
    (Kita tidak tahu siapa yang punya skor buruk di ujian matematika).
  • We haven’t known “whose” get the bad score in mathematic test.
    (Kita tidak tahu siapa yang punya skor buruk di ujian matematika).
  • We know “whose” get the bad score in mathematic test.
    (Kita tahu siapa yang punya skor buruk di ujian matematika).
  • We knew “whose” get the bad score in mathematic test.
    (Kita tahu siapa yang punya skor buruk di ujian matematika).
  • We have known “whose” get the bad score in mathematic test.
    (Kita telah mengetahui siapa yang punya skor buruk di ujian matematika).
  • We had known “whose” get the bad score in mathematic test.
    (Kita telah mengetahui siapa yang punya skor buruk di ujian matematika).